Gejala penyakit jantung koroner yang sering kita dengar mayoritas akan menyerang atau di derita oleh kaum laki-laki. Namun ternyata kaum wanita pun memiliki risiko untuk menderita penyakit jantung yang berbahaya ini. Bahkan menurut sebuah penelitian menunjukkan jika penyakit jantung koroner menyerang seorang wanita maka risiko yang di terima akan jauh lebih berbahaya ketimbang risiko yang akan di derita seorang laki-laki. Biasanya penyakit jantung koroner pada seorang wanita akan di temukan terutama pada mereka yang memiliki usia lanjut. Artinya penyakit jantung koroner banyak di temui pada wanita-wanita lanjut usia bukan wanita pada usia muda.

Apakah Gejala Penyakit  Jantung Koroner Pada Wanita Berbeda Dengan Gejala Yang Di Tunjukkan Pada Penderita Laki-laki?

28. Gejala penyakit jantung koroner 1

Jawabannya adalah ya. Gejala penyakit jantung koroner yang di derita kaum wanita berbeda dengan gejala yang di tunjukkan pada penderita kaum laki-laki. Beberapa di  antaranya adalah :

  • Nyeri

nyeri

Nyeri adalah sebuah rasa sakit yang biasanya akan di rasakan pada beberapa bagian tubuh tertentu. Nyeri yang timbul akibat dari penyakit jantung koroner pada wanita adalah nyeri pada ulu hati. Selain itu nyeri pada punggung atau leher, lengan bagian kiri dan tangan kanan akan lebih sering terasa. Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah ke seluruh tubuh akibat dari terganggunya kinerja jantung sehingga tidak berfungsi secara maksimal.

  • Gangguan pernafasan

gangguan pernafasan

Banyak wanita yang mengalami gangguan pernafasan, namun jangan remehkan jika Anda terlalu sering mengalami gangguan pernafasan  terutama  jika kenyataannya Anda tidak pernah memiliki riwayat penyakit asma atau gangguan pernafasan lainnya.

  • Jantung berdetak kencang

jantung berdetak kencang

Jika jantung Anda terasa sering berdetak dengan kencang serta diiringi dengan irama yang tidak beraturan padahal Anda sedang dalam kondisi normal atau biasa, atau Anda mengalami kondisi mudah lelah meski Anda tidak sedang melakukan pekerjaan yang berat maka itu pertanda awal dimana Anda menderita penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner akan berpeluang besar di idap oleh seorang wanita terutama setelah mengalami fase menopause. Setelah fase menopause di lewati biasanya hormon estrogen akan menurun jumlah produksinya yang berakibat menumpuknya lemak dalam tubuh sehingga berisiko menimbulkan penyakit jantung. Penyakit jantung koroner memiliki faktor dengan risiko utama dengan kaum wanita dengan kriteria yang memiliki kelebihan berat badan, memiliki riwayat penyakit jantung koroner dari keluarga, wanita yang merokok dan wanita yang memiliki penyakit diabetes melitus. Sebaiknya Anda segera memeriksakan diri saat Anda menyadari bahwa tubuh Anda mengirimkan alarm tanda bahaya penyakit jantung koroner tersebut, karena dalam kasus penyakit jantung waktu adalah hal yang sangat utama. Banyak pasien penyakit jantung yang harus kehilangan nyawanya karena menganggap remeh gejala yang di alaminya. Itulah beberapa informasi yang bisa saya sampaikan mengenai gejala penyakit  jantung koroner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *